Tips dan Trik Atur Pola Makan Sehat dan Efektif ketika Sahur

0
14

Tips dan Trik Atur Pola Makan Sehat dan Efektif ketika Sahur

Sahur merupakan salah satu aktivitas penting dalam menjalani ibadah puasa. Sahur merupakan kesempatan terakhir untuk makan sebelum berpuasa kurang lebih selama 13 jam.

Jika melewatkan sahur, maka dampak negatif bisa muncul pada tubuh. Misalnya, tubuh terasa lemas, letih, dan tentu saja lapar. Belum lagi performa kerja atau pun fungsi kognitif tubuh yang bisa terganggu.

Nutrionist Nestlé Indonesia Eka Herdiana, menyarankan untuk menghindari makanan yang sulit dicerna ketika berpuasa. “Makanan seperti daging merah itu memiliki protein tinggi dan sulit dicerna tubuh,” ujarnya

Lanjutnya makanan yang sulit dicerna, memerlukan energi tambahan untuk diolah tubuh mengonsumsinya justru membuat energi cepat habis. Di sisi lain menurut Eka, tak semua makanan protein tinggi harus dihindari.

Jika ingin menambah asupan protein, telur matang merupakan salah satu pilihan terbaik untuk sahur.

“Telur yang dimasak matang itu mudah dicerna, begitu juga tahu dan tempe yang memiliki kandungan protein,” ujar Eka.

Saat sahur tidak lupa mengonsumsi sayur dan buah agar tetap mendapat gizi serta serat yang cukup. Selain itu, makan sahur saat menjelang imsak, agar kondisi tubuh tidak terlalu lama dalam keadaan lapar.

“Kalau mau tidur, pastikan ada jeda 30 menit sampai satu jam setelah makan agar lambung tidak perih” tambahnya.

Food Safety Awareness Officer di Dubai Municipality Shugufta M. Zubair, menjelaskan meminum banyak air ketika sahur bukan cara yang tepat untuk mencegah dehidrasi.
“Minum banyak air bukan berarti tubuh kita jadi lebih terhidrasi.

Hal ini hanya akan membawa manfaat sementara, Air memang tak berbahaya dan bagus untuk tubuh. Namun, makan sahur tetap tak boleh dilewatkan.”

Zubair menyarankan jumlah porsi sebanyak sepertiga pada setiap jenis makanan. Dia menganjurkan agar makanan sahur fokus pada porsi yang seimbang dari karbohidrat, protein dan sayuran.

“Karbohidrat memberi kita energi dan memainkan peran penting dalam diet kita. Sementara protein bermanfaat untuk jaringan dan organ tubuh, sedangkan susu kaya akan kalsium. Potasium, vitamin D, dan protein,” Kata Zubair.

Makanan Makanan yang harus di konsumsi ketika sahur

1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan sumber energi utama bagi tubuh, sehingga Anda perlu mengonsumsi makanan ini saat sahur. Pilihlah karbohidrat dengan jenis karbohidrat kompleks sebab mengandung jumlah serat yang cukup tinggi. Serat membuat anda merasa kenyang lebih lama dan mempertahankan energi lebih lama. Disebabkan serat membutuhkan waktu lama agar dicerna tubuh.

Sumber karbohidrat kompleks termasuk nasi merah, roti gandum, oatmeal, sereal gandum, dll. Disarankan konsumsi karbohidrat kompleks sebanyak 1-2 porsi saat sahur.
Berbeda saat berbuka jenis karbohidrat yang harus di hindari saat sahur malah karbohidrat sederhana. Karbohidrat jenis ini memang dapat menyediakan cukup energi tapi tidak berlangsung lama.

2. Protein

Protein membantu anda mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Selain itu, protein juga diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit menjalankan puasa. Protein juga membantu tubuh dalam memperbaiki dan membangun jaringan.

Terdapat dua jenis protein yang harus di konsumsi saat sahur, yaitu protein hewani dan protein nabati. Contoh dari protein hewani adalah daging, ayam, ikan, telur, susu, dan hasil olahannya (seperti keju dan yogurt). Sedangkan, contoh sumber protein nabati adalah tahu, tempe, kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, kacang kedelai, dan lainnya. Disarankan mengonsumsi sumber protein hewani dan nabati masing-masing sebanyak 1-2 porsi saat sahur.

3. Sayur dan Buah-buahan

Sayuran dan buah-buahan merupakan sumber serat, vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Konsumsi buah dengan kandungan air banyak, seperti semangka, juga dapat membantu mengurangi hidrasi pada tubuh.

Anda disarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan sebanyak 5 porsi per hari guna memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral. Saat sahur, konsumsi sayuran sebanyak 1-2 porsi, dan buah-buahan sebanyak 1 porsi sebagai makanan penutup.

4. Minum saat sahur

Air putih merupakan minuman yang terbaik saat sahur. Sebaiknya minum air putih sebanyak 2-3 gelas saat sahur. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda. Minuman ini dapat mendorong tubuh mengeluarkan cairan lebih banyak.

Referensi Artikel Tips Sahur Dibulan Puasa

Ingat! Hindari Makanan yang Sulit Dicerna Saat Santap Sahur – KOMPAS.com
Porsi Makanan Saat Sahur Supaya Kuat Puasa Seharian – https://hellosehat.com/
Tidak Makan tapi Banyak Minum Air Saat Sahur Tak Disarankan- KOMPAS.com