Tentang Kangker Payudara , Ciri Ciri dan Cara Pencegahannya

0
16
Cara Pencegahan Kangker Payudara - brosehat.com
Tentang Kangker Payudara

Kanker payudara dapat terjadi karena berbagai hal, contohnya seperti genetik, hormon, dan kebiasaan yang buruk yang menjadi gaya hidup. Ketika sembuh dari kanker payudara, dokter menganjurkan untuk merubah gaya hidup. Ya, terkadang kebiasaan yang buruk yang menjadi gaya hidup dapat merangsang munculnya kanker. Makan makanan sehat dan berolahraga baik harus dilakukan untuk mencegah bertambahnya berat badan, yang dapat merangsang kanker payudara.

Kanker payudara ialah kanker sangat umum yang terjadi pada perempuan, sesudah kanker kulit. Kanker payudara bisa dideteksi dengan cepat, kita juga dapat merasakan tanda atau ciri-ciri kanker payudara, sehingga Anda bisa mendapatkan perawatan dengan cepat.

Pada sejumlah kasus, tidak terdapat ciri-ciri kanker payudara yang tampak pada awal awal kemunculan penyakit kangker ini. Meski sebenarnya, semakin dini kanker payudara ditemukan, maka semakin gampang kanker untuk diobati. Inilah sebabnya kenapa deteksi dini adalah hal yang paling penting.

Berikut ini ialah beberapa gejala kanker payudara yang bisa ditentukan secara langsung. Memiliki satu atau lebih gejala kanker payudara yang disebutkan ini tidak selalu mengindikasikan Anda mengidap kanker. Namun, Anda dianjurkan untuk segera mendatangi dokter andai mengalami sejumlah gejala dan belum pernah menjalani pengecekan sebelumnya.

1. Benjolan di payudara
Tidak sedikit wanita, benjolan di payudara ialah salah satu gejala munculnya kanker payudara di awal. Benjolan ini seringkali tidak menyakitkan, meskipun sejumlah orang malah merasakan sebaliknya.

Sebagai tindak antisipasi, usahakan kita memeriksakan payudara sendiri masing-masing setiap bulan guna mengenal jaringan payudara. Dengan demikian, kita akan gampang mendeteksi adanya benjolan asing dan tidak normal.

2. Perubahan kulit payudara 
Beberapa wanita menemukan perubahan yang terjadi pada kulit payudara mereka. Ada sejumlah subtipe kanker payudara langka yang mengakibatkan perubahan kulit, sehingga fenomena kanker payudara kulit ini sering dirasakan sebagai infeksi biasa. Perubahan kulit payudara itu meliputi:

  • Iritasi
  • Kemerahan
  • Penebalan kulit
  • Lekukan pada jaringan
  • Tekstur kulit menjadi seperti jeruk

3. Kondisi Pada Puting Yang Tidak Normal
Kondisi puting pun dapat menunjukkan fenomena kanker payudara. Temui dokter andai Anda menemukan perubahan dari bentuk puting, nyeri, atau mengeluarkan cairan yang abnormal.

4. Benjolan di ketiak
Jaringan payudara meluas sampai ke bawah lengan, sampai-sampai sel-sel kanker bisa menyebar melewati kelenjar getah bening di bawah lengan. Periksakan ke dokter andai Anda mendapaktan ciri-ciri kanker payudara seperti benjolan atau wilayah yang abnormal di dekat dada Anda.

5. Kanker payudara metastasis
Kanker payudara yang sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain disebut dengan kanker payudara metastasis atau kanker payudara stadium 4. Meskipun jarang sekali berhasil untuk disembuhkan, upaya guna menghentikan penyebaran kanker harus tetap dilakukan.

Organ-organ yang paling sering terkena kanker payudara metastatik ialah otak, tulang, paru-paru, dan hati. Gejala Anda bakal bervariasi tergantung pada organ yang terpapar penyebaran kanker.

Gejala penyebaran (metastasis) tulang ialah nyeri dan rapuh tulang, sedangkan fenomena metastasis otak mencakup gangguan penglihatan, kejang, mual, dan sakit kepala yang terus datang. Sementara itu,gejala kangker metastasis pada hati, di antaranya:

  • Penyakit kuning (pada kulit dan mata)
  • Ruam atau gatal pada kulit
  • Enzim hati yang abnormal
  • Kehilangan nafsu makan atau mual

Pasien pengidap metastasis paru-paru mungkin merasakan nyeri dada, batuk kronis, atau kendala dalam hal bernapas.Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, belum pasti kanker payudara Anda sudah menyebar. Depresi atau kecemasan, infeksi, atau penyakit lainnya bisa jadi menyebabkan sejumlah gejala serupa. Untuk diagnosis yang lebih akurat, hubungi dokter Anda guna menjalani tes yang sesuai

Jika Anda merasakan gejala-gejala tersebut, bukan berarti kita positif mengidap kanker payudara.
Infeksi atau kista, misalnya, pun dapat menyebabkan gejala seperti yang sudah dipaparkan di atas. Pastikan kita menghubungi dokter andai ciri-ciri kanker payudara itu baru hadir atau belum dicek sebelumnya.

Berikut Cara Pencegahan Kangker Payudara
1. Jaga berat badan Anda
Kelebihan berat badan atau obesitas dapat menambah risiko Anda terkena menderita kanker payudara. Lemak yang menumpuk dalam tubuh, khususnya di perut, bisa menghasilkan estrogen lebih yang dapat menambah risiko kanker payudara.
Di samping itu, berlebihannya berat badan juga bersangkutan dengan jenis kanker lain, misalnya : kanker prostat, paru, usus, dan ginjal. Jadi, misalkan Anda mengalami kelebihan berat badan, usahakan mulai kini untuk menurunkan berat badan Anda. Mulai mengubah budaya makan dengan memakan makanan sehat.dan mengerjakan olahraga secara teratur.
2. Batasi konsumsi alkohol dan daging olahan
Dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, kita dapat meminimalisir risiko kanker. Cobalah untuk mengonsumsi sayuran dan buah-buahan paling tidak 1 buah dalam 1 hari. Pilihlah makanan yang bergizi , yang tidak banyak lemak dan kalori. Hal ini dilakukan untuk menghindari kita dari obesitas.
Di samping itu, batasi konsumsi daging olahan. Laporan dari lembaga kanker WHO, International Agency for Research on Cancer mengaku bahwa konsumsi daging olahan dalam jumlah tidak sedikit dapat menambah risiko kanker jenis tertentu. Jika kita suka minum alkohol, usahakan batasi atau bahkan hentikan budaya jelek tersebut mulai dari sekarang.
3. Perbanyak kegiatan fisik , minimal olahraga 30 menit setiap hari
Melakukan olahraga secara teratur, selain untuk mendapatkan berat badan normal, juga dilakukan untuk menurunkan risiko kanker,khususnya kanker payudara. Saat sel lemak yang banyak menumpuk dalam tubuh, maka estrogen yang banyak akan dihasilkan. Sel kanker payudara yang terkena dengan estrogen dapat menambah risiko kanker payudara.
Anda dianjurkan untuk mengerjakan olahraga paling tidak sekitar 150 menit masing-masing setiap minggu atau 30 menit per hari.Kurangilah kegiatan sedenter, seperti duduk, tiduran,menonton televisi lama, main game komputer, dan lain sebagainya.
4. Jangan merokok
Merokok bersangkutan dengan sekian banyak jenis kanker, seperti kanker paru, mulut, tenggorokan, kandung kemih, payudara, leher rahim (serviks), dan ginjal. Bahkan, misal Anda bukan perokok, Anda pun masih berisiko terpapar kanker paru dari menghisap asap rokok.
Oleh sebab itu, andai Anda perokok, maka berhentilah merokok mulai dari sekarang. Dan andai Anda bukan perokok, maka jauhilah asap rokok. Dengan menjauhi rokok, tidak melulu risiko kanker yang kita hindari, Anda pun menghindari risiko penyakit jantung dan stroke.

5. Menyusui
Jika kita baru melahirkan, usahakan untuk memberikan ASI pada bayi Anda. Memberikan ASI eksklusif kepada bayi anda selama 6 bulan dapat menolong menurunkan risiko kanker payudara. Di samping itu, menyusui pun sangat bermanfaat sekali untuk kesehatan bayi Anda.
6. Coba perangkat kontrasepsi lain
Penggunaan pil KB, terutama misal Anda telah berusia lebih dari 35 tahun, dapat menambah risiko Anda merasakan gejala kanker payudara. Risiko ini bakal hilang ketika Anda menghentikan pemakaian pil KB. Jika Anda memiliki keturunan kanker payudara, usahakan kita memilih perangkat kontrasepsi yang berbeda untuk menangkal kehamilan, seperti kondom contohnya.
7. Lakukan pengecekan kesehatan
Untuk memahami seberapa besar risiko kanker Anda, baiknya kita memeriksakan diri kita ke dokter. Dokter akan menyaksikan seberapa besar risiko kita dari riwayat keluarga Anda yang menderita kanker payudara, siapa yang menderita dan pada umur berapa. Anda barangkali perlu untuk melakukan sejumlah tes, seperti tes mammogram. Wanita umur 40 tahun atau lebih harus skrining mammogram setiap 1 tahun sekali.