Tak cuma Segitiga Bermuda, Triangle of Death pada wajah tak kalah mematikan !

0
35

Apakah anda tahu Segitiga Bermuda? Jika anda hanya berpikir segitiga bermuda berbahaya ternyata wajah anda juga memiliki segitiga bermudanya sendiri yang disebut  ‘The Danger Triangle of the Face‘.

Tak cuma Segitiga Bermuda, Triangle of Death pada wajah tak kalah mematikan !

1.Area Triangle of the Face‘ atau ‘segitiga kematian’
Area tersebut meliputi bagian bibir atas hingga bagian atas hidung diantara alis.
Pada bagian bawah permukaan kulit di area itu, terdapat cavernous sinus, rongga tempat syaraf dan pembuluh darah utama yang membawa darah ke otak.

Di wilayah itu, terdapat penghubung hidung ke bibir atas yang tersusun dengan pembuluh darah dan saraf yang terhubung langsung ke otak. Infeksi pada folikel rambut atau kelenjar sebaceous di daerah ini akan menyebar ke seluruh tubuh dengan cepat dan memberikan dampak mematikan.

2.Kebutaan, Lumpuh hingga Kematian
Menurut Mother Nature Network, setiap orang memiliki The Triangle of Death atau ‘segitiga kematian’, mulai dagu sampai ujung bibir, daerah sinus dan berbagai pembuluh darah yang terhubung ke otak.

Jerawat sebagai salah satu masalah kulit bisa muncul di mana saja termasuk di daerah The ‘Triangle of Death’. Adanya pembuluh darah vena yang terhubung langsung ke otak, sehingga jika mengalami infeksi maka meningkatkan risiko bakteri dan virus dapat menyebar dengan cepat sampai ke sistem saraf pusat.

Kondisi ini dinamakan cavernous sinus thrombosis (thrombosis sinus cavernosus), yaitu keadaan di mana terjadinya penggumpalan darah yang menyumbat pembuluh darah dalam otak dan di belakang soket mata. Jika tidak segera ditangani, infeksi pada area ini  berisiko kebutaan, kelumpuhan, hingga kematian.

3.Kejadian Akibat Kebiasaan Memencet Jerawat
Dikutip dari koran Ming Pao Asia One edisi Jumat 23 September 2017,  Seorang pria dari Zhejiang, China merenggang nyawa setelah memencet jerawat di bibir atasnya.Saat pria tersebut mencari pertolongan di rumah sakit setempat, ia dalam kondisi demam tinggi dan tidak bisa bernapas dengan baik. Kadar glukosa darahnya juga meningkat dengan cepat.Pria tersebut dirujuk ke rumah sakit Zhejiang Provincial First Hospital untuk mendapatkan perawatan. Di sana, diketahui sejumlah jaringan pada wajahnya mati.

Pria tersebut mengalami Sepsis, komplikasi infeksi yang serius, ini memicu respons inflamasi ke seluruh tubuh dan dapat menyebabkan kegagalan beberapa organ dan menyebabkan kematian.
Pria China itu juga mengidap diabetes untuk menyelamatkan nyawanya, dokter membuang sekitar 8 cm jaringan di dekat bibir atas dan mengeluarkan 100 ml nanah dari daerah yang terinfeksi.
Setelah operasi, dokter juga terus mengeluarkan antara 50 dan 100 ml nanah setiap hari selama lima hari berikutnya.

Kendati diperbolehkan pulang dari rumah sakit, pria tersebut memerlukan operasi rekonstruktif untuk mengembalikan wajahnya seperti semula.

Sebelumnya, pada bulan Maret, lelaki berusia 29 tahun di Jiangsu juga hampir mati kkarena memencet jerawat di bibir atas yang ternyata sepsis. Beruntung dokter berhasil merawat luka dan menyembuhkannya.

4.Bagaimana Cara Mengatasi Jerawat yang Muncul di area Segitiga Kematian?
Walaupun bukan kejadian umum dan kemungkinan jarang terjadi, tetap saja  anda jangan meremehkan hal tersebut. Selalu berhati-hati saat mengatasi jerawat yang berada di area segitiga kematian. Pasalnya kemungkinan bakteri masuk ke aliran darah tetap ada, terutama ketika anda memencet jerawat dengan kondisi tangan yang kotor. Cukup oleskan obat jerawat yang sesuai dengan kulit Anda. Dengan kandungan benzoyl peroxide, maupun salicylic acid.

Segera konsultasikan ke dokter kulit atau dermatologist jika jerawat mengalami peradangan, berukuran cukup besar dan bertahan lebih dari seminggu, jangan ragu untuk segera konsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Dan terakhir, Rubah kebiasaan merugikan  “memencet” yang bisa memicu terjadinya infeksi.