Mengenal Lebih Dekat Hipertensi Serta Kiat Mengobatinya

0
41

Hipertensi (HTN) tekanan darah tinggi, memiliki nama lain hipertensi arteri, dibagi menjadi hipertensi primer (esensial) atau hipertensi sekunder.

mengobati hipertensi dan darah tinggi

Sekitar 90–95% kasus tergolong “hipertensi primer” artinya tekanan darah tinggi tanpa penyebab medis yang jelas.

“hipertensi sekunder” adalah kondisi penyakit yang mempengaruhi ginjal, arteri, jantung, atau sistem endokrin menyebabkan 5-10% kasus lainnya.

Cara Mengukur Tekanan Darah

Tekanan darah dibagi menjadi 2 yaitu tekanan darah sistolik dan tekanan darah diastolik.

Tekanan darah sistolik adalah tekanan saat jantung memompa darah ke seluruh tubuh.

Tekanan darah diastolik adalah tekanan saat otot jantung relaksasi, sebelum kembali memompa darah.

Tata penulisannya, terlebih dahulu ditulis tekanan darah sistolik (bernilai angka yang lebih tinggi) dari tekanan darah diastolik. Tahun 2017, Perkumpulan dokter jantung di Amerika Serikat, AHA, mengklasifikasikan tekanan darah sebagai berikut:

  • Normal: berada di bawah 120/80 mmHg.
  • Meningkat: berkisar antara 120-129 untuk tekanan sistolik dan < 80 mmHg untuk tekanan diastolik.
  • Hipertensi tingkat 1: 130/80 mmHg hingga 139/89 mmHg.
  • Hipertensi tingkat 2: 140/90 atau lebih tinggi.

Komplikasi Hipertensi

Hipertensi adalah faktor risiko utama untuk stroke, infark miokard (serangan jantung),gagal jantung, aneurisma arteri (misalnya aneurisma aorta), penyakit arteri perifer, serta penyakit ginjal kronik.

Tekanan darah tinggi bisa merusak pembuluh darah dan organ-organ lain di dalam tubuh. Jika dibiarkan hipertensi bisa menimbulkan penyakit-penyakit serius, seperti:

  • Aterosklerosis Istilah ini berasal dari bahasa Yunani terdiri dari 2 kata yaitu athero (pasta atau bubur) dan sklerosis (pengerasan). Aterosklerosis adalah suatu proses pengerasan pada pembuluh darah yang ditandai oleh penimbunan sejumlah substansi berupa endapan lemak, kolesterol, trombosit, sel makrofag, leukosit, kalsium dan produk sampah seluler lainnya yang terbentuk di dalam lapisan tunika intima hingga tunika media, yang disebut sebagai plak ateroma. Plak tersebut berwarna kuning karena mengandung lipid dan kolesterol.
  • Kehilangan penglihatan
  • Aneurisma. Aneurisma adalah pelebaran abnormal pada pembuluh nadi karena kondisi dinding pembuluh darah yang lemah.
  • Gagal ginjal

Makanan yang bisa menurunkan penyakit hipertensi:

Diet yang dapat membantu mengontrol hipertensi adalah makanan yang kaya akan kalium, magnesium, serat dan rendah sodium.

Berikut makanan bermanfaat membantu menurunkan hipertensi:
1. Sayuran hijau
2. Buah berries
3. Bit
4. Susu skim dan yoghurt
5. Oatmeal
6. Pisang
7. Salmon, mackerel, dan ikan dengan omega-3
8. Biji-bijian
9. Bawang putih dan herbs
10. Cokelat hitam
11. Pistachio
12. Minyak zaitun
13. Buah delima

Setelah bisa mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat, Beberapa obat yang dapat digunakan untuk menurunkan hipertensi, di antaranya:

1. Kalsium channel blocker

Obat ini dikonsumsi untuk menurunkan hipertensi (tekanan darah tinggi). Cara kerja dari obat ini adalah Kalsium channel blocker bekerja dengan memperlambat gerakan kalsium ke dalam sel jantung dan dinding pembuluh darah. Membuat jantung lebih mudah untuk memompa dan memperlebar pembuluh darah. Sehingga jantung lebih mudah memompa darah ke seluruh tubuh.

2. Angiotensin converting enzyme (ACE) inhibitor

Obat ini memiliki kinerja untuk memperlebar bagian pembuluh darah untuk meningkatkan jumlah darah yang akan dipompa jantung ke seluruh tubuh. Dan akhirnya menurunkan hipertensi

3. Angiotensin II receptor blockers (ARB)

Angiotensin II receptor blocker (ARB) memiliki efek dengan ECE, tetapi mekanisme kerjanya berbeda. Dapat menjadi obat pelengkap untuk pasien tekanan darah tinggi.

4. Diuretik

Obat ini disebut dengan istilah pil air, yaitu obat yang berguna untuk membuang air dan garam yang tidak dibutuhkan dan tidak terbuang bersama urine
Mengurangi kelebihan garam dan cairan membantu menurunkan tekanan darah dan dapat membuat jantung memompa darah lebih ringan.

5. Beta-blockers

Obat ini digunakan oleh penderita tekanan darah tinggi dengan cara sistem kerja memblokir efek yang ditimbulkan dari sistem saraf simpatik yang menuju pada jantung.

6. Omega-3 (suplemen minyak ikan)

Diet suplemen ikan dan minyak ikan memiliki manfaat bagi orang sehat dan juga orang-orang dengan penyakit jantung.

Referensi :

Tekanan darah tinggi wikipedia
https://www.alodokter.com – Pengertian Hipertensi
m.detik.com – Serba-serbi Hipertensi, Gejala, Penyebab, dan Pengobatan
DokterSehat.Com – Hipertensi: Penyebab, Gejala, Pengobatan & Pencegahan