Kebiasaan Buruk yang membuat JLBK “Jerawat Lama Bersemi kembali”

0
13

Beberapa kebiasaan penyebab ( JLBK – Jerawat Lama Bersemi Kembali) :

Kebiasaan Buruk yang membuat JLBK "Jerawat Lama Bersemi kembali"



1.Begadang 
Kurang tidur karena begadang dapat mengakibatkan Systemic Inflammatory Response Syndrome (SIRS) atau inflamasi sistemik.Laporan Journal of Clinical Endokrinologi and Metabolisme, menyatakan bahwa tidur yang tidak cukup menyebabkan meningkatkan sitokin inflamasi, meningkatkan peradangan dalam tubuh. Jerawat adalah peradangan pada pori-pori kulit, jelas adanya keterkaitan antara peningkatan jumlah sitokin inflamasi dan jerawat pada kulit.

Begadang juga meningkatkan resistensi insulin. Sehingga tubuh memproduksi insulin berlebih, dan hal ini juga berakibat produksi minyak berlebih (sebum) dalam proses pembentukan jerawat

2.Rambut yang kotor
Jika Anda salah satu orang dengan rambut tebal, panjang terutama berponi cucilah rambut Anda secara rutin dan  hindari menggunakan produk rambut pada area dahi.
Pasalnya, jarang keramas selain membuat rambut Anda jadi bau dan lepek juga dapat menyebabkan kotoran pada rambut menempel pada wajah. Akibatnya, dipastikan rentan berjerawat.

3.Kuas Make Up…Kuas Blush On
Pewarna buatan yang tertera di kemasan produk blush on dan lipstik berbahaya yaitu  “Yellow Number 1, D&C, FD & C” dalam daftar bahan (komposisi). Mengandung timbal asetat yang bersifat racun bagi sistem syaraf manusia, menyebabkan iritasi kulit/jerawat, serta berisiko kanker dan gangguan pada organ reproduksi.

Kuas make up yang jarang dibersihkan juga memicu jerawat. Kuas make up yang di gunakan setiap hari membuat make up menempel di kuas dalam waktu yang lama. Hal ini membuat sarang kuman dan bakteri bukan tak mungkin ketika anda menyapukan kuas, kotoran dan bakteri berpindah ke wajah. Sebaiknya bersihkan kuas setiap hari jika dipakai setiap hari juga pastikan benar-benar kering sebelum digunakan kembali.

Hindari penggunaan blush on ketika sedang berjerawat. Karena kandungan pewarna buatan bisa menyebabkan jerawat mengalami iritasi.

4.Menyentuh wajah dengan tangan kotor
Meskipun tangan bukanlah sebuah benda, namun tanpa disadari tangan menjadi penyebab utama timbulnya jerawat. Kotoran dan kuman dapat menempel kulit dan menyumbat pori-pori. Hal inilah yang membuat kulit Anda jadi rentan berjerawat.

Kurangi kebiasaan menyentuh wajah atau gunakan tisu saat menyentuh jerawat. Potong kuku pendek jika ingin memanjangkan kuku jangan lupa rajin dibersihkan.

5.Terlalu cepat menyerah dengan obat jerawat
Perawatan wajah untuk mengobati jerawat memerlukan waktu untuk  menunjukkan hasilnya. Jadi tidak mungkin terjadi perubahan drastis dalam waktu singkat (seminggu).
Jadi jangan langsung buru-buru ganti obat kalau belum terlihat efeknya.
Jika kulit Anda memang rentan berjerawat, pilihlah jenis kosmetik berlabel khusus untuk kulit berminyak dan berjerawat (for oily and acne-prone skin). Pastikan kosmetik memiliki label non-comedogenic yang tidak menyumbat pori.

6.Terlalu sering mencuci muka atau melakukan eksfoliasi (scrub)
Ternyata, terlalu sering mencuci muka justru memicu jerawat.
Pasalnya hal tersebut dapat membuat kulit iritasi dan semakin sensitif, karena sebenarnya wajah memproduksi minyak untuk melembapkan dan melindungi wajah.
Selain itu, mencuci muka berkali-kali dengan sabun dapat menyebabkan acne detergicans, yaitu kondisi di mana jerawat timbul akibat reaksi terhadap zat yang terkandung dalam sabun atau pembersih.

Bahan kimia yang terkandung di pembersih wajah  bisa membunuh bakteri-bakteri baik yang secara alamiah melindungi kulit wajah dari bakteri jahat. Ini karena cairan pembersih atau sabun muka tertentu tidak bisa membedakan yang mana bakteri baik dan bakteri jahat.
Cukup mencuci muka sebanyak 2 kali sehari. Jika wajah berjerawat, hindari menggunakan scrub wajah yang  membuat iritasi.

Cara cuci muka yang efektif :

  • Pastikan kebersihan tangan sebelum membersihkan wajah
  • Wajah bersih dari poni atau rambut gunakan alat pengikat rambut 
  • Hapus riasan make up dengan toner atau cairan pembersih make up yang  sesuai dengan kulit.
  • Jika tidak mengenakan makeup, langsung bersihkan wajah dengan pembersih wajah yang sesuai kulit, pijat sedikit selama beberapa detik lalu bilas dengan air mengalir.
  • Pastikan tidak menggunakan air panas tetapi hangat disebabkan suhu tubuh normal manusia yang berkisar antara 36.4-37.2oC membuat kulit bereaksi lebih baik dengan air yang hangat.
  • Perhatikan juga kebersihan handuk agar bakteri pada handuk tidak berpindah ke wajah.
  • Hindari menggosok wajah karena dapat merusak elastisitas kulit, tapi tepuk ringan dengan handuk atau waslap dengan gerakan dari atas ke bawah.