Benarkah Berbuka Dengan Yang Manis ?

0
10

Waktu berbuka puasa di bulan Ramadhan menjadi waktu yang paling dinanti. Setelah berpuasa seharian penuh, beberapa orang tentu memiliki menu buka puasa favorit.

berbuka dengan yang manis

Rata-rata, seringkali membatalkan puasa dengan teh manis, es buah, kolak, kurma, dan berbagai makanan manis lainnya. Teh manis dan kurma menjadi menu andalan berbuka favorit.

Lantas, antara teh dan kurma yang mana pilihan yang terbaik kala berbuka puasa?
Pentingkah memilih menu berbuka yang tepat?

Ketika berpuasa tubuh tidak mendapatkan asupan makanan maupun minuman selama kurang lebih 13 jam. Sehingga tubuh mengambil cadangan gula pada organ hati dan otot sebagai cadangan energi dan digunakan untuk bahan bakar selama berpuasa.

Setelah cadangan energi telah terpakai, anda harus menggantinya kembali ketika berbuka puasa.

Mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat dan tepat saat berbuka dapat menjaga tubuh tetap bugar selama puasa dan terhindar dari berbagai masalah kesehatan.
Makanan pembuka yang tepat membantu tubuh mengembalikan energinya setelah seharian penuh berpuasa.

Antara Kurma atau Teh Manis, Manakah yang paling baik?

Teh Manis

Ketika berpuasa tubuh mengalami kondisi gula darah yang rendah karena tidak ada asupan apapun selama seharian. Untuk menaikkannya, diperlukan mengonsumsi makanan yang mengandung gula.

Karenanya, teh manis menjadi salah satu minuman andalan sebagian orang dikala berbuka.

Minum teh manis ketika berbuka dapat meningkatkan kadar air pada tubuh dan mencegah dari dehidrasi. Segelas teh manis bahkan cukup untuk membuat Anda mengembalikan kadar gula darah kembali normal dan membuat Anda kembali bertenaga.

Perlu diingat, karena meminum teh manis dapat menaikkan kadar gula darah dalam waktu cepat. Jika dilakukan sesekali hal ini tidak akan berpengaruh pada kesehatan. Sayangnya, minuman dengan kadar tinggi gula seperti teh manis mengandung sedikit nilai gizi.

Jika dijadikan kebiasaan selama satu bulan penuh ditambah dengan mengonsumsi makanan tinggi gula lainnya, berisiko tinggi terkena masalah kesehatan seperti obesitas sampai diabetes.

Bukannya tidak boleh menjadikan teh manis sebagai menu berbuka puasa, tetapi sebaiknya batasi gula yang digunakan dalam teh manis atau diganti dengan gula rendah kalori.

Kurma

Dikutip dari Healthline, dalam kurma terkandung beragam vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh yaitu serat, protein, kalium, magnesium, vitamin B6, dan zat besi. Salah satu menu berbuka puasa yang dianjurkan termasuk makanan yang kaya kandungan kalium. Kalium berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam tubuh.

Memakan kurma tidak hanya dapat menekan rasa lapar sehingga dapat mencegah mengonsumsi makanan berlebih saat berbuka. Sekaligus membantu menghidrasi tubuh dan memberi energi instan yang dapat membuat Anda kembali segar setelah berjam-jam puasa.

Kurma bermanfaat mencegah sembelit disebabkan adanya perubahan jam makan. Namun, kurma juga tinggi akan gula alami dan karbohidrat. Batasi dalam mengonsumsi kurma saat berbuka.

Kurma dan teh manis sama baiknya, asalkan dikonsumsi dalam batas yang wajar(tidak berlebihan). Walaupun, keduanya mengandung gula sebaiknya untuk tidak mengonsumsinya secara bersamaan setiap hari karena dapat menaikkan kadar gula darah terlalu tinggi.

Alternatif lainnya adalah kombinasikan konsumsi kurma dengan segelas air putih ketika berbuka puasa sehingga tubuh memperoleh asupan vitamin dan mineral dan terhindar dari rasa haus yang menyerang.

Saat Berbuka

Menurut dr. Ekky M. Rahardja, MS, Sp.GK, menyarankan ikuti aturan berbuka dengan cara sederhana. “Makanlah dengan yang manis atau yang molekulnya sederhana.”
Sebut saja, polisakarida (karbohidrat) seperti nasi, jagung, ubi molekulnya besar dan harus dicerna.

“Sebaiknya adalah mengonsumsi buah kurma yang termasuk dalam monosakarida, senyawa karbohidrat dalam bentuk gula yang paling sederhana. Beberapa di antaranya mempunyai rasa manis.”

Makan satu atau dua buah kurma saja sudah cukup untuk merangsang saluran cerna yang seharian berpuasa. “Atau ditambah dengan teh manis tak masalah karena molekulnya tidak kompleks.”

Baru setelah Salat Magrib boleh makan makanan besar seperti nasi dan lauk pauknya.
Saat Sahur

Menurut dr. Ekky M. Rahardja, MS, Sp.GK, membagi dalam sehari, yaitu berbuka sebanyak 10% dari yang dibutuhkan tubuh. Tubuh memerlukan 2.000 kalori per hari, sehingga saat berbuka cukup 200 kalori. “Ketika makan besar butuh 40%, habis setelah Tarawih 10% dan ketika sahur sebanyak 40%.”

Waktu sahur makanlah makanan yang seimbang, yaitu nasi, lauk, vitamin, dan buah.

Referensi Artikel

Mana Menu Buka Puasa yang Paling Baik, Teh Manis Atau Kurma? – Hellosehat.com
nova.grid.id – Terjawab, Alasan Medis Mengapa Buka Puasa Cukup dengan Kurma dan Teh Manis Hangat
Menu Buka Puasa Mana yang Lebih Baik: Teh Manis atau Kurma? – KOMPAS.com