Aktivitas dengan Benda sekitar yang “tanpa disadari” penyebab jerawat

0
29

Jerawat sering timbul karena anda kurang menjaga kebersihan kulit wajah yang menjadi penyebab jerawat.

Aktivitas dengan Benda sekitar yang “tanpa disadari” penyebab jerawat

Penyebab jerawat tidak hanya penggunaan kosmetik atau produk skin care yang salah. Jerawat juga bisa muncul karena penggunaan benda yang bisa digunakan dalam beraktivitas sehari-hari.
Sebenarnya tanpa anda sadari, benda-benda tersebut ternyata menjadi penyebab utama munculnya jerawat pada wajah. Lantas apa saja benda yang tak terduga tersebut?

1.Air Keran
Kulit sehat, bisa jadi berjerawat jika air yang digunakan untuk membersihkan wajah tidak cocok dengan kulit. Peradangan jerawat ternyata juga disebabkan karena kandungan kimia air. Setiap daerah memiliki kandungan kimia  yang berbeda. Misalnya antara air sumur atau air dari PDAM pun sudah berbeda.

Umumnya air keran dengan kandungan klorin dalam air PDAM  bisa membuat kulit kering hingga iritasi seperti jerawat. Bila air keran tempat tinggalmu mengandung banyak klorin untuk kondisi wajah, gunakan filter pada keran atau shower untuk mengurangi klorin.

2.Detergen
Kandungan detergen yang masih tersisa di seprei atau sarung bantal ternyata bisa menimbulkan benjolan merah di wajah atau tubuhmu.
Penyebabnya adalah detergen yang biasa digunakan untuk mencuci seprei tempat tidur. Beberapa detergen yang mengandung pewangi dan pembersih keras bisa mengiritasi kulit dan memicu jerawat. Ganti saja detergen kamu dengan pembersih yang bebas pewangi dan sudah teruji untuk kulit sensitif.

3.Kandungan Pasta Gigi
Kandungan di dalam pasta gigi seperti kandungan hidrogen peroksida, fluoride, sodium lauryl sulfate. Tak heran jerawat bisa muncul di area sekitar mulut. Sebagai antisipasinya, kamu bisa menggosok gigi terlebih dahulu lalu mencuci wajah hingga bersih menggunakan facial wash yang sesuai kulit wajah.

4.Handphone si Gadget Kesayangan
Hal ini dikarenakan gadget sering dibawa kemana-mana. Padahal jari tangan merupakan media berkumpulnya kuman dan kotoran dari benda yang dipegang sebelumnya. Akhirnya semua kotoran dan kuman akan terakumulasi dan berkumpul di layar gadget yang sering digunakan.
Saat menelepon, jika layar HP anda  bersentuhan langsung dengan wajah hingga kotoran dan kuman yang sebelumnya ada di layar gadget akan berpindah di kulit wajah terutama pada bagian yang berminyak. Lantas, Hal ini  yang sering tidak di sadari memicu munculnya jerawat di area pipi dan rahang.

5.Headset
Headset atau earphone yang biasa digunakan untuk mendengarkan musik secara tidak langsung juga bisa memicu jerawat pada area pipi dan rahang wajah. Bakteri dan kotoran yang menempel pada kabel headset atau earphone akan berpindah ke kulit wajahmu ketika kamu menggunakannya.

6.Bantal dan Sarung Bantal
Tanpa disadari, ketika tidur kulit wajah akan bekerja ekstra dan menghasilkan minyak. Kemudian kulit wajah yang berminyak tersebut bergesekan dengan sarung bantal, guling atau  seprai. Padahal sarung bantal yang sudah terkena keringat dan debu menjadi tempat berkumpulnya bakteri dan kuman.

Terutama jika anda tidur dalam posisi miring. Ketika tidur miring, wajah menempel langsung dengan bantal. Membuat bantal yang digunakan terkontaminasi kotoran, bakteri, bahkan tungau. Hal tersebut yang menyebabkan munculnya jerawat di area wajah.
Siasatinya dengan mengubah posisi tidur atau mengganti sarung bantal secara rutin. Para ahli merekomendasikan mengganti sarung bantal minimal tiga hari sekali.

7.Kacamata
Bingkai kacamata yang menempel di rongga hidung dan pipi tersebut ternyata bisa memicu jerawat di area hidung dan pipi. Bakteri yang menempel pada ganggang kacamata bercampur dengan minyak di wajah serta make up yang digunakan menyebabkan jerawat. Membersihkan bingkai kacamata secara berkala setiap hari bisa mengurangi penyebab jerawat.

8.Handuk
Handuk yang digunakan setiap hari bisa terkontaminasi bakteri dan debu baik yang berasal dari wajahmu sendiri maupun saat handuk digantungkan.

Bakteri dan kuman jahat ini dengan mudahnya bisa berpindah ke jerawat sehingga membuatnya iritasi. Sebaiknya pakailah tisu, namun jika terasa boros, gunakan handuk selalu dalam keadaan bersih. Gantilah handuk minimal dua hari sekali. Dengan begitu, dapat meminimalisir risiko bakteri .